THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Sabtu, 21 Agustus 2010

40 Langkah Menghemat Air

Ada banyak cara untuk menghemat penggunaan air dan kesemuamya dimulai dari diri kita masing-masing.
1. Ketika mencuci piring-piring dengan tangan, jangan biarkan air terkucur bila membilas. Isilah satu bak cuci piring dengan air untuk membilas di bak yang satunya.
2. Cek system penyiram air secara teratur dan aturlah penyiram supaya hanya halaman rumput anda yang tersiram bukan rumah, tempat pejalan kaki, atau jalan.
3. Jalankan mesin cuci dan mesin pencuci piring anda hanya ketika keduanya penuh dan anda dapat menghemat 1.000 gallon air sebulan.
4. Simpanlah satu pitcher air di lemari es daripada anda mengambil air dingin lewat keran supaya anda tidak mensia-siakan setiap tetesan air.
5. Selalu menyirami ketika pagi hari, ketika suhu sejuk, untuk mengurangi penguapan.
6. Cucilah barang anda di bak cuci piring atau ember yang sudah terisi air daripada anda mencuci di keran yang mengalir.
7. Gunakan lapisan jerami / mulsa (bahan organik) sekitar tanaman untuk mengurangi penguapan dan menghemat ratusan gallon air per tahun.
8. Gunakan sapu daripada menggunakan penyemprot air guna membersihkan jalan mobil atau tempat pejalan kaki dan menghemat lebih dari 80 galon air setiap waktu.
9. Kumpulkan air yang anda gunakan untuk membilas produk anda dan gunakan lagi untuk menyiram tanaman di rumah.
10. Siramlah halaman rumput anda dalam beberapa waktu yang berdekatan dari pada dalam jangka waktu yang lama. Hal ini lebih memudahkan air untuk terserap.
11. Kita harus lebih sering memperhatikan kebocoran keran di dalam rumah, tapi jangan lupa juga untuk mengecek keran di luar rumah, pipa dan selang-selang karet dari kebocoran.
12. Beri batasan waktu bila anda mandi di pancuran kurang dari 5 menit. Anda akan menghemat air lebih dari 1.000 galon per bulan.
13. Aturlah mesin pemotong rumput anda dalam setting yang tinggi. Rumput yang panjang akan mengurangi kehilangan air akibat penguapan.
14. Kumpulkan dan gunakan air hujan untuk menyirami kebun anda.
15. Pilihlah satu gelas untuk tempat minum anda setiap hari. Hal ini akan mengurangi jumlah penggunaan mesin pencuci piring anda.
16. Daripada menggunakan selang plastik untuk menghilangkan cat, oli motor, dan pestisida, buanglah hal-hal tersebut secara tepat dengan mendaur ulang atau membuangnya di tempat pembuangan barang-barang berbahaya.
17. Jangan menggunakan air keran untuk mencairkan makanan beku.
18. Sebelum anda mandi pasanglah kepala pancuran dengan pancaran rendah. Barang itu tidak mahal, mudah di pasang dan dapat menghemat pengeluaran air keluarga lebih dari 500 galon per minggu.
19. Rendamlah periuk dan pan anda daripada anda mengucurkan air untuk membersihkannya dari kerak.
20. Hindari pemasangan ornamen yang menggunakan air (air mancur, kolam dll) kecuali air itu didaur ulang.
21. Manfaatkan tempat pencucian mobil komersial yang mendaur ulang air.
22. Jangan membeli mainan yang menggunakan air mengalir.
23. Matikan air ketika gosok gigi dan anda menghemat air 4 galon per menit. Itu sama dengan 200 galon seminggu untuk keluarga berjumlah 4 orang.
24. Doronglah sistem sekolah anda dan pemerintah daerah untuk membantu mengembangkan dan mempromosikan etika konservasi air bagi anak-anak dan orang dewasa.
25. Pastikan tutup kloset anda dalam keadan tertutup setelah menyiram.
26. Potonglah halaman rumput Anda kadang-kadang bila mungkin. Pemotongan rumput akan menambah stress halaman rumput anda dan hal itu menyebabkan halaman rumput membutuhkan lebih banyak air.
27. Jangan menggunakan semprotan air untuk pendinginan atau untuk bermain. Menggunakan air dengan selang atau semprotan membuang bergalon galon air.
28. Mandikan anak-anak Anda bersama-sama.
29. Letakkan pancuran air atau saluran pembuangan air ke arah semak-semak atau pohon-pohon.
30. Pakailah pipa semprot pada selang dan matikan air ketika anda mencuci mobil Anda dan Anda akan menghemat air lebih dari 1.000 galon.
31. Biarkan cabang-cabang rendah pada pepohonan dan semak-semak dan biarkan sampah dedaunan menumpuk di tanah. Hal ini menjaga tanah supaya tetap sejuk dan mengurangi penguapan.
32. Mulailah membuat kompos dari gundukan sampah. Gunakan kompos ketika Anda menanam dan tambahkan air untuk mengikat bahan organic di tanah.
33. Dengarkan tetesan air di keran dan kamar mandi yang mengalir sendiri. Memperbaiki kebocoran dapat menghemat 500 galom per bulan.
34. Mandikan binatang peliharaan Anda di luar rumah di area yang membutuhkan air.
35. Pilihlah alat-alat pegumpul air yang baru seperti mesin cuci yang dapat menghemat lebih dari 20 galon setiap kali pemakaian.
36. Angin-anginkan halaman rumput Anda. Lubangi halaman rumput anda kira-kira sedalam 6 inchi sehingga air dapat meresap ke akar daripada mengalir di permukaan.
37. Matikan air bila Anda sedang bercukur dan keramas dan Anda akan menghemat air lebih dari 150 galon perminggu.
38. Pasanglah sebuah toilet dam atau botol yang berisi air di tanki toilet Anda untuk mengurangi jumlah penggunaan air setiap penyiraman atau pasanglah tangki toilet volume terbatas.
39. Berilah saran-saran kepada pegawai Anda untuk menghemat air (menghemat uang) di tempat kerja.
40. Menanamlah pada musim hujan dimana air sedikit dibutuhkan. (*)

Kamis, 01 Juli 2010

strategi jitu mengurangi kolesterol dan lemak

Strategi –strategi jitu mengurangi kolesterol dan lemak





Penyakit jantung koroner merupakan penyebab utama kematian prematurpada orang amerika. Dan penyebab ini pada umumnya disebabkan karena perbuatan manusia itu sendiri. Bila arteri-arteri penting yang menuju ke jantung menjadi tersumbat oleh timbunan-timbunan lemak kolesterol, penyumbatan ini bisa menyebabkan suatu serangan jantung. Untungnya, beberapa perubahan sederhana dalam kebiasaan makan bisa mengurangi resiko penyakit jantung. Beberapa strategi yang seyogyanya anda perhatikan bila ingin terbebas dari penyakit jantung koroner diantaranya :

* Gantilah susu cair biasa dengan skim atau susu yang rendah kandungan lemak.

* Kurangi makan daging dan telur. Satu petunjuk praktis yang baik adalah tidak mengkonsumsi lebih dari 3 sampai 5 ons daging dan lima atau tujuh porsi per minggu dan tiga kuning telur per minggu (kecuali jika ada petunjuk khusus dari dokter).

* Gunakanlah satu kuning telur atau dua putih telur untuk setiap dua butir telur yang dibutuhkan dalam satu resep.

* Hilangkan semua lemak yang dapat dilihat dari daging sebelum dimakan. Buang kulitnya jika anda memasak daging unggas.

* Bakarlah, panggang daging, daging unggas, atau ayam. Usahakan jangan menggorengnya.

* Dinginkan sup yang dibuat dari daging. Atau daging unggas,lalu hilangkan lemaknya sebelum dipanasi kembali atau dihidangkan.

* Rebuslah makanan-makanan seperti ikan atau telur dan jangan menumisnya didalam mentega.

* Untuk memotong kebutuhan minyak dalam memasak, gunakan semprotan masak sayur dan atau fan yang memiliki permukaan non-stick.

* Gunakanlah minyak nabati cair sebagai pengganti lemak padat dan ganti mentega dengan margarine.

* Batasilah penggunaan minyak atau krim dalam kuah pada salad anda.

* Gunakanlah minyak zaitun atau minyak canola. Beberapa penelitian memperlihatkan bahwa jenis minyak tersebut bisa melindungi terhadap penyakit jantung.

* Bakarlah, kukus atau goreng sayuran dengan minyak sedikit saja. Jangan menggoreng sayuran dengan minyak yang banyak atau mengolesinya dengan mentega yang banyak.

Sabtu, 26 Juni 2010

Tips Cerdas dan Aman Memilih Asuransi

Kehidupan merupakan sebuah teka-teki yang tidak dapat diramalkan oleh manusia. Anda tidak akan pernah tahu, kapan dan bagaimana, sesutu terjadi dalam hidup Anda. Untuk itu, ada baiknya Anda selalu berjaga-jaga (precaution) dan melakukan langkah-langkah antisipasi untuk mengatasinya. Asuransi merupakan salah satu jalan keluarnya. Namun, begitu banyaknya prosuk-produk asuransi yang ditawarkan seringkali menjadikan Anda justru bingung mana asuransi yang kredibel/aman, yang pada akhirnya Anda enggan/serta ragu untuk memulainya. Berikut ini Tips cerdas dan aman memilih asuransi:

1. Kenali Kebutuhan. Sebelum memutuskan asuransi mana yang dipilih, sebaiknya kenali kebutuhan Anda. Apakah Anda membutuhkan asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun atau ketiganya. Jika Anda telah berkeluarga atau mempunyai tanggungan, maka sebaiknya Anda mempunyai asuransi jiwa dan kesehatan. Ada 2 pilihan asuransi kesehatan, yaitu asuransi kesehatan umum, tanggungannya semua jenis penyakit, termasuk biaya melahirkan dan tes kesehatan. Tapi, ia tidak menanggung berbagai penyakit khusus, seperti kanker payudara, leher rahim dan sebagainya. Kalau Anda terbiasa dengan pola hisup sehat, dan tidak ada riwayat keluarga yang pernah menderita penyakit kanker payudara, dan sejenisnya, sebaiknya pilih asuransi kesehatan umum. Namun bila dalam riwayat keluarga Anda ada yang pernah menderita kanker payudara, rahim atau sejenisnya, tak ada salahnya bila Anda berjaga-jaga. Kalau di Kantor, Anda sudha diasuransikan, sebaiknya Anda memiliki satu asuransi lagi di luar kantor. Carilah yang manfaatnya berbeda, sehingga bisa saling melengkapi.

2. Besarnya Premi. Untuk menjadi anggota asuransi, Anda harus membayar sejumlah uang yang disebut premi kepada perusahaan asuransi. Selain dengan rupiah, premi juga bisa dibayar dengan dollarAmerika. Dengan begitu, manfaatnya bisa Anda dapatkan dalam bentuk rupiah atau dollar. Besarnya premi akan menentukan besarnya biaya pertanggungan yang akan Anda terima. Makin besar premi,makin tinggi pula nilai pertanggungannya. Premi tidak hanya dibayar setahun sekali, tapi juga ada yang bisa dicicil, misalnya setahun dua atau tiga kali. Bahkan tren saat ini, beberapa asuransi sudah menerapkan pembayaran premi rutin setiap bulan dengan menawarkan fasilitas autodebet tabungan ( tentunya perusahaan asuransi tersebut telah bekerja sama dengan sebuah Bank). Ambilah premi yang sesuai dengan kemampuan Anda. Jangan memaksakan diri mengambil premi besar karena pada dasarnya asuransi sifatnya hanya antisipatif. Usahakan besarnya premi tidak lebih dari 10% penghasilan Anda.

3. Makin Muda Makin Murah. Usia dan risiko mempengaruhi besar kecilnya jumlah premi yang harus dibayarkan, meski program asuransi yang Anda ambil sama. Semakin muda usia Anda, maka makin kecil biaya preminya. Besar kecilnya jumlah premi, juga dilihat dari besar kecil risiko tehadap penyakit. Mereka yang beresiko tinggi, prmina tentu saja lebih besar dari mereka yang sehat. Untuk mendeteksi hal tersebut, perusahaan asuransi akan meminta Anda untuk menjalani tes kesehatan terlebih sahulu.

4. Ambil Yang Terpendek. Jika kondisi tubuh Anda bagus, gaya hidup Anda sehat, serta jarang sekali terserang penyakit, sebaiknya ambil asuransi kesehatan yang berjangka pendek, misalnya 2-3 tahun, untuk kemudian diperpanjang lagi. Mengapa? Karena premi yang telah Anda bayarkan akan hangus bila Anda tidak mengajukan klaim. Kalau Anda mengambil jangka pendek, Anda tentunya tidak terlalu merasa rugi, jika dalam jangka waktu tersebut Anda tidak mengajukan klaim.

5. Sistem penggantian. Dalam sistem penggantian, perusahaan asurasni biasanya menggunakan sistem penggantian (reimburesment), cash plan atau provider. Kalau dengan sistem reimburesment, Anda harus membayar seluruh bisya perawatan terlebih dahulu, baru kemudian diganti pihak asuransi. Sedangkan dalam sistem cash plan, Anda akan menerima biaya perawatan per hari dalam jumlah past. Misalnya, Anda menerima biaya perawatan Rp 500.000 per hari. Cukup atau tidak, itulah penggantian yang Anda terima. Biasanya, penggantian dengan reimburesement bisa lebih besar dibanding cash plan. Dengan sistem reimburesment atau cash plan tersebut, Anda bebas masuk rumah sakit manapun. Lain halnya dengan sistem provider. Di sini, Anda tidak mengeluarkan uang sepeser pun. Anda hanya akan dibekali kartu keaggotaan guna mendapatkan pelayanan medis yang dibutuhkan. Tentunay di rumah sakit atau klinik yang telah Anda pilih sebelumnya. Pada sistem provider, Anda harus menentukan pilihan rumah sakin yang Anda inginkan berdasarkan list rumah sakit yang telah bekerja sama dengan perusahaan asuransi tersebut.Pilihlah yang terdekat dengan lokasi rumah Anda, dan tentunya yang terbaik. Biar berjalan lancar, kelengkapan surat-surat administrasi menjadi keharusan. Terkadang permasalahan timbul karena tidak lengkapnya persyaratan yang dibutuhkan. Lamanya pencairan dana klaim tergantun dengan perusahaan asuransi, tapi secara umum berkisar 7 hari kerja.

6. Unit Link. Jika Anda menginginkan manfaat lebih dari asuransi, yaitu investasi, ambilah asuransi yang disebut unit link. Jenis asuransi ini, tidak hanya meng-cover asuransi kesehatan, tapi juga ada manfaat asuransi jiwa dan investasinya. Dengan membeli produk ini, setiap tahun (bila Anda membayar premi setap tahun), Anda akan ditagih jumlah premi yang sama, di mana sebagian akan diinvestasikan (semakin lama semakin besar porsi investasi dibandingkan dengan proteksi) dan sebagian lain proteksi dan biaya-biaya administrasi lainya. Anda dalapat melakukan penariakan dan penambahan dana sewaktu-waktu dan perlindungan asuransinya tetap berjalan. Bagi Anda yang masih lajang dan dalam usia produktif, serta termasuk sulit menyisihkan dana untuk diinvestasilan secara reguler. Asuransi jenis ini cunkum mengungugkan. Dengan membeli unit link, Anda bisa mendapatkan perlindungan kesehatan, jiwa sekaligus berinvestasi di redaksi.

3. Memilih Perusahaan Asuransi. Hal lain dalam berasuransi adalah kredibilitas dan reputasi dari perusahaan asuransi yang ingin Anda beli polisnya. Apa saja yang harus Anda perhatikan? cara terbaik menganalisis kondisi perusahaan adalah lewat laporan keuangan. Persoalannya, tidak semua orang bisa menganalisis neraca keuangan. Kalau Anda tidak mahir membaca neraca, cara yang paling mudah dan aman adalah bertanya kepada teman atau kenalan, ayng tahu mengenahi reputasi perusahaan asuransi tertentu, terutama orang-orang yang sudah jadi pemegang polis. Cara lainnya, Anda bisa melihat peringkat perusahaan asuransi tersebut dari majalah atau surat kabar. Karena pemeringkatan yang dilakukan biasanya lebih independen dan dilakukan oleh pakar di bidangnya.



sumber : http://tipsanda.com/2009/07/18/tips-cerdas-dan-aman-memilih-asuransi/

Tips Cerdas Mengalokasi Aset Menurut Usia

Siapa yang tidak ingin (sedikit) lebih kaya? Berinfestasi bisa menjadi sebuah pilihan. Namun bagaimanakah alokasi invastasi/aset yang tepat? Kapan memulainya? Pada dasarnya, melakukan alokasi aset bisa setiap saat Anda lakukan, The Sooner The Better tentunya. Namun jangan kuatir, tidak ada istilah kata terlambat untuk memulai investasi. Berikut ini adalah Tips cerdas melakukan alokasi aset menurut usia Anda:

1. Usia Pertengahan 20-an. Gaya Hidup: Cepat, agrsif, berpenghasilan tetap dan toleransi risiko tinggi. Usia ini memerlukan disiplin tinggi untuk menabung. Baru memulai karir setelah lulus kuliah dan mulai memperoleh uang hasil keringat sendiri. Prioritas utama jangka pendek adalah melepaskan diri dari ketergantungan orang tua. Investasi yang direkomendasikan: Saham 70%, obligasi 25%, deposito 5%.

2. Usia 30 sampai 40-an. Gaya Hidup: Pasangan karir dengan beberapa atau tanpa anak. Posisi middle sampai manajer senior. Perusahaan tempat bekerja mungkin sudah menyediakan fasilitas kesehatan dan sudah menerima tunjangan sesuai dengan jabatan. Mungkin sedang mencicil ruah dan sudah memiliki kendaraan untuk menunjang mobilitas. Investasi yang direkomendasikan: Saham 60%, obligasi 35%, deposito 5%.

3. Usia Pertengahan 50-an. Gaya Hidup: Masih banyak menyisakan uang untuk pembayaran biaya pendidikan anak, mulai berpikir tentang pensiun dan kebutuhan untuk melindungi pendapatan. Investasi yang direkomendsasikan: Saham 50%, obligasi 45%, deposito 5%.

4. Usia 60-an Ke Atas. Gaya Hidup: Menikmati masa-masa pensiun, memerlukan biaya kesehatan cukup besar untuk berjaga-jaga. Investasi yang direkomendsasikan: Saham 30%, obligasi 60%, deposito 10%.

Tips Ilmiah Menangkal Loyo Di Bulan Puasa

Siapa pun yang berpuasa sudah barang tentu akan merasakan lapar dan dahaga. Apalagi di hari-hari pertama berpuasa. Pada siang hari Anda merasakan lesu atau lemas, tak bertenaga atau kurang bergairah. Adakah cara untun mengatasinya? Secara awam, barangkali bisa dijawab dengan, “Makan sahur saja sekenyang-kenyangnya”. Tetapi makan sahur terlalu kenyang ternyata bukanlah jawaban yang tepat untuk mengatasi rasa loyo tersebut. Karena justru apabila makan sahur terlalu kenyang, maka tubuh akan lebih cepat mencerna makanan tersebut sehingga rasa lapar lebih cepat terasa. Selain itu, makan sahur terlalu kenyang akan menyebabkan aliran darah akan menunumpuk pada bagian perut sedangkan aliran darah ke otak menjadi berkurang. Hal inilah yang akan mengakibatkan rasa ngantuk di pagi hari, badan lesu/lemas dan daya tahan tubuh berkurang. Berikut ini adalah Tips bagaimana menangkal rasa lesu/lemas selama puasa, menurut Mochammad Yuwono, Dosen Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga Surabaya:

1. Meningkatkan Kadar Protein Dari Manu Sahur. Pemilihan menu makanan sahur ternyata memegang peranan penting. Menu makanan pada umumnya sebagian besar terdiri atas karbohidrat, hanya sebagian kecil berupa protein dan lemak. Dan hanya beberapa jam saja setelah makan sahur, karbohidrat tersebut sudah tercerna. Menurut salah satu penelitian, pada puasa hari pertama dan kedua, glikogen pada hati secara cepat menurun sampai 10%, akan tetapi kadar glukosa dalam darah relatif konstan. Beberapa hari setelah puasa berjalan, pengeluaran nitrogen dalam bentuk urea yang melewati air kencing ternyata akan meningkat. Hal ini berarti, sedang terjadi peningkatan degradasi protein dalam tubuh.Sementara, jumlah asam lemak bebas (free fatty acid) selama berpuasa meningkat. Sayangnya di dalam tubuh manusia (mamalia), asam lemak bebas ini tidak bisa digunakan untuk membentuk glukosa, meskipun glukosa ini sendiri dapat dibentuk dari gliserol. Oleh karena itu, selama berpuasa energi utama untuk menghasilkan glukosa (gula) darah adalah protein. Dengan demikian, apabila selama berpuasa Anda menginginkan agar tidak cepat lapar dan loyo, serta berat badan tidak berkurang, maka menu makanan sahur sebaiknya mengandung protein yang cukup tinggi -selain konsumsi kabohodrat dan lemak- seperti daging, ikan, susu, telor, keju (protein hewani) serta buncis, kacang hijau, kedelai dsb (protein nabati).

2. Memilih Minuman Yang Manis (Bergula). Karena rasa loyo badan berkaitan dengan kadar gula dalam darah, maka minuman sahur hendaknya yang berasa manis, bukan air putih. Rasa manis ini bisa diperoleh dari gula (tebu), madu atau gula jenis lainnya. Jangan menggunakan pemanis buatan, karena pemanis ini tidak berkalori.

3. Melakukan Makan Sahur Pada Kesempatan Terakhi. Maksdunya adalah melakukan sahur pada saat-saat akhir waktu sahur berakhir. Mengapa? Secara logika, jika makanan shur makin mendekati waktu imsyak, tentunya proses pencernaan akan lebih tertunda. Akibatnya rangsangan lapar dan rasa loyo badan pun akan tertunda pula.

4. Menghindari Porsi Makan Sahur Melebihi Takaran Lazim. Seperti dijelaskan sebelumnya, bahwa makan sahur yang berlebihan ternyata membuat Anda menjadi lesu, ngantuk dan kurang gairah di pagi hari. Sebaiknya Anda ambil saja porsi yang lazim. Demikian pula pada saat Anda berbuka puasa, tentunya dengan alasan yang sama Anda hendaknya tidak langusng mengisi perut secara membabi buta.

5. Tetap Melakukan Aktifitas Kerja Secara Normal. Di dalam tubuh terdapat hormon-hormon yang berperan untuk meningkatkan kadar gula darah yang bekerja melawan hormon insulin. Berdasarkan percobaan, hormon-hormon anti-insulin ini lebih aktif bekerja apabila Anda melakukan aktifitas. Sebaliknya hormon ini akan berkurang apabila Anda menurunkan aktifitas fisik (tidur dan bermalasa-malasan). Oleh karena itu, sebaknya selama bulan puasa Anda tetap melakukan aktifitas normal. Hindari tidur dan bermalas-malasan (khususnya setelah makan sahur), tapi bukan berarti Anda bebas melakukan aktifitas kerja yang terlalu berat.




Sumber : http://tipsanda.com/2009/07/31/tips-ilmiah-menangkal-loyo-di-bulan-puasa/

Tips Cerdas Berbuka Puasa Dengan Praktis

Biasannya, pada bulan Ramadlon, pedagang makanan biasanya sudah dikerumuni banyak pembeli. Bagi Anda yang bermaksud ‘berbuka puasa di jalan’ sepulang kantor atau sepulang bekerja, agar tidak terjebak antrean panjang dan tidak wasting time, berikut ini adalah Tips cerdas dalam berbuka puasa:

1. Air Kemasan. Untuk membatalkan puasa cukup beli air minum dalam kemasan. Sementara orang lain sibuk makan, lebih baik Anda sholat magrib terlebih dahulu. Dijamin, selesai sholat, antrean pembeli sudah tidak terlalu panjang.

2. Sediakan Uang Pas. Hal ini diamaksudkan agar Anda tidak repot menunggu kebaliannya.

3. Parkir. Parkir kendaraan di tempat yang agak jauh, agar keluarnya lebih mudah, tidak terhalang kendaraan milik orang lain.

4. Bawalah Permen. Siapa tahu tidak sempat membeli makanan pembuka.

Tips Ilmiah Menangkal Loyo Di Bulan Puasa

Siapa pun yang berpuasa sudah barang tentu akan merasakan lapar dan dahaga. Apalagi di hari-hari pertama berpuasa. Pada siang hari Anda merasakan lesu atau lemas, tak bertenaga atau kurang bergairah. Adakah cara untun mengatasinya? Secara awam, barangkali bisa dijawab dengan, “Makan sahur saja sekenyang-kenyangnya”. Tetapi makan sahur terlalu kenyang ternyata bukanlah jawaban yang tepat untuk mengatasi rasa loyo tersebut. Karena justru apabila makan sahur terlalu kenyang, maka tubuh akan lebih cepat mencerna makanan tersebut sehingga rasa lapar lebih cepat terasa. Selain itu, makan sahur terlalu kenyang akan menyebabkan aliran darah akan menunumpuk pada bagian perut sedangkan aliran darah ke otak menjadi berkurang. Hal inilah yang akan mengakibatkan rasa ngantuk di pagi hari, badan lesu/lemas dan daya tahan tubuh berkurang. Berikut ini adalah Tips bagaimana menangkal rasa lesu/lemas selama puasa, menurut Mochammad Yuwono, Dosen Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga Surabaya:

1. Meningkatkan Kadar Protein Dari Manu Sahur. Pemilihan menu makanan sahur ternyata memegang peranan penting. Menu makanan pada umumnya sebagian besar terdiri atas karbohidrat, hanya sebagian kecil berupa protein dan lemak. Dan hanya beberapa jam saja setelah makan sahur, karbohidrat tersebut sudah tercerna. Menurut salah satu penelitian, pada puasa hari pertama dan kedua, glikogen pada hati secara cepat menurun sampai 10%, akan tetapi kadar glukosa dalam darah relatif konstan. Beberapa hari setelah puasa berjalan, pengeluaran nitrogen dalam bentuk urea yang melewati air kencing ternyata akan meningkat. Hal ini berarti, sedang terjadi peningkatan degradasi protein dalam tubuh.Sementara, jumlah asam lemak bebas (free fatty acid) selama berpuasa meningkat. Sayangnya di dalam tubuh manusia (mamalia), asam lemak bebas ini tidak bisa digunakan untuk membentuk glukosa, meskipun glukosa ini sendiri dapat dibentuk dari gliserol. Oleh karena itu, selama berpuasa energi utama untuk menghasilkan glukosa (gula) darah adalah protein. Dengan demikian, apabila selama berpuasa Anda menginginkan agar tidak cepat lapar dan loyo, serta berat badan tidak berkurang, maka menu makanan sahur sebaiknya mengandung protein yang cukup tinggi -selain konsumsi kabohodrat dan lemak- seperti daging, ikan, susu, telor, keju (protein hewani) serta buncis, kacang hijau, kedelai dsb (protein nabati).

2. Memilih Minuman Yang Manis (Bergula). Karena rasa loyo badan berkaitan dengan kadar gula dalam darah, maka minuman sahur hendaknya yang berasa manis, bukan air putih. Rasa manis ini bisa diperoleh dari gula (tebu), madu atau gula jenis lainnya. Jangan menggunakan pemanis buatan, karena pemanis ini tidak berkalori.

3. Melakukan Makan Sahur Pada Kesempatan Terakhi. Maksdunya adalah melakukan sahur pada saat-saat akhir waktu sahur berakhir. Mengapa? Secara logika, jika makanan shur makin mendekati waktu imsyak, tentunya proses pencernaan akan lebih tertunda. Akibatnya rangsangan lapar dan rasa loyo badan pun akan tertunda pula.

4. Menghindari Porsi Makan Sahur Melebihi Takaran Lazim. Seperti dijelaskan sebelumnya, bahwa makan sahur yang berlebihan ternyata membuat Anda menjadi lesu, ngantuk dan kurang gairah di pagi hari. Sebaiknya Anda ambil saja porsi yang lazim. Demikian pula pada saat Anda berbuka puasa, tentunya dengan alasan yang sama Anda hendaknya tidak langusng mengisi perut secara membabi buta.

5. Tetap Melakukan Aktifitas Kerja Secara Normal. Di dalam tubuh terdapat hormon-hormon yang berperan untuk meningkatkan kadar gula darah yang bekerja melawan hormon insulin. Berdasarkan percobaan, hormon-hormon anti-insulin ini lebih aktif bekerja apabila Anda melakukan aktifitas. Sebaliknya hormon ini akan berkurang apabila Anda menurunkan aktifitas fisik (tidur dan bermalasa-malasan). Oleh karena itu, sebaknya selama bulan puasa Anda tetap melakukan aktifitas normal. Hindari tidur dan bermalas-malasan (khususnya setelah makan sahur), tapi bukan berarti Anda bebas melakukan aktifitas kerja yang terlalu berat.





Sumber : http://tipsanda.com/2009/07/31/tips-ilmiah-menangkal-loyo-di-bulan-puasa/